Skip to main content

Missionary, Posisi Seks Ternikmat

POSISI missionary banyak disukai kaum hawa, karena membuat mereka mudah meraih puncak kenikmatan. Tak hanya wanita saja yang dapat menikmati gaya bercinta yang satu ini, kaum adam pun bisa menikmatinya.


Salah satu alasan banyak wanita menyukai posisi missionary adalah bisa meminta pasangan melihat satu sama lain dan berharap bisa menatap mata pasangan saat tengah bergumul. Dengan mata saling menatap dapat membantu wanita meraih the big O.

Untuk Anda yang ingin membuat pasangan dapat merasakan hal yang sama, maka tak ada salahnya mengikuti panduan yang dipaparkan Redbookmag.

Untuk menikmati posisi miisionary, maka Anda harus memberi jarak sekira dua sentimeter di atas tubuh pasangan. Dengan posisi ini, tulang pinggang Anda bisa bersandar di atas pinggul pasangan. Sehingga pertemuan antara Mr P dan Miss V akan lebih intens.

Salah satu letak G-spot pada tubuh wanita ialah Miss V. Karena itu, pria dituntut untuk mengetahui cara paling jitu untuk memanfaatkan letak G-spot tersebut.

"Gaya missinonary dapat memberi tekanan lebih dalam pada area klirotis Miss V. Posisi ini dapat terus menerus memberi rangsangan bagi wanita. Sehingga, dengan sendirinya kesempatan meraih orgasme lebih besar," ujar Barbara Keesling, Ph. D penulis Sexual Pleasure: Reaching New Heights of Sexual Arousal & Intimacy.

Meski terlihat mudah, namun saat melakukan teknik intercourse juga harus diperhatikan. Penulis Expanded Orgasm: Soar to Ecstasy at Your Lover?'s Every Touch Patricia Taylor memaparkan, Mr P yang bergerak cepat dan konstan bisa menimbulkan rasa bosan.

"Namun jika Anda melakukannya dengan pelan, maka bisa memberikan waktu pada wanita untuk mengikuti ritme Mr P. Selain itu, Anda berdua dapat merasakan sensasi tak seperti biasanya," ungkap Taylor yang menyandang gelar sex coach itu.

Comments

Popular posts from this blog

Honda Supra X 125R VS Honda Supra X 125R Helm In

Blogger da pada tau kan, motor keluaran Honda yang sudah menjadi legenda selain Astrea Grand. Honda Supra namanya, sekarang da sampe di generasi ke - 3 dari awal kemunculannya dari 110cc sampe terakhir 125cc. Untuk masalah teknologi juga mengalami pembaruan dari mulai menggunakan karbu sampe terakhir menggunakan sistem injeksi generasi ke 4 yang diklaim lebih irit dan bertenaga. Disini bukan mo promosi - promosi produk Honda, tapi cuma mau sekedar sharing aja soal perbedaan - perbedaan antara Honda Supra X 125R dengan Honda Supra 125R Helm In. Yang dibandingin ini adalah motor pribadi ane sendiri tapi yang menggunakan sistem injeksi. Dimulai dari tampang depan, Perbedaan terletak di lampu utama yang memakai 2 bohlam seperti yang dipakai oleh New Supra X 125R. Untuk lampu sein dan lampu senja terletak di dada motor. Namun yang benar - benar baru teknologi lampunya sudah memakai AHO (Automatic Headlight On) atau bahasa inggrisnya lampu yang menyala otomatis ketika mesin hidup, sedangkan ...

Menguak Cara Wanita Bermasturbasi

MASTURBASI yang dilakukan oleh pria dan wanita merupakan rangsangan disengaja yang dilakukan untuk memeroleh kenikmatan dan kepuasan seksual. Sepanjang tidak berlebihan, masturbasi sah-sah saja dilakukan. Apalagi bila dilakukan bersama pasangan. Pertanyaannya kini, bagaimana bila masturbasi itu dilakukan oleh wanita, apakah ada cara khusus? Mengenai hal itu, androlog dari Rumah Sakit Pertamina Pusat (RSPP) Dr Anita Gunawan SpAnd memaparkan cara pandangnya. "Masturbasi adalah cara untuk membuat kepuasan seksual dengan berswalayan (melakukan sendiri, orgasme sendiri, tanpa lawan). Tanpa suami, masturbasi dapat menjadi substitusi hubungan seksual bagi seorang wanita. Dengan melakukan masturbasi, seseorang dapat melepaskan ketegangan seksual. Jadi baik pria maupun wanita aman untuk melakukannya, asalkan dalam kondisi bersih," ucap Dr Anita. Kondisi bersih, lanjut Anita, menjadi syarat utama kegiatan masturbasi. Sebab kegiatan ini dilakukan langsung di area genital, karena itu ba...

[REVIEW] FDR Genzi

Disini ane mo sharing soal pemakaian ban motor FDR Genzi ukuran 80/80 - 17 yang dipakai di ban depan motor Honda Supra X 125. Ban tersebut ane beli seharga Rp 185.000 + pasang + Nitrogen di daerah Tangerang. Sedianya ban tersebut diharuskan untuk menggunakan ban dalam, namun atas saran dari toko ban tersebut untuk dijadikan ban tubeless. Selama dijadikan ban tubeless dan beberapa perjalanan jauh tidak terjadi sesuatu dengan ban tersebut alias normal - normal saja. Singkat aja ya, setelah 2 tahun pemakaian dan setelah diperhatiin klo ban tersebut abisnya ga rata. Penyebabnya kurang tau jg ya; apakah karena dijadiin tubeless ato karena dari ban itu sendiri. Ada tanya sama tukang tambal ban langganan, dibilangnya klo itu dari bannya sendiri. So sekarang ban tersebut sudah jd normal kembali karena da ane pakein ban dalam kembali. Soalnya kemaren ada masalah ban sobek kecil. seperti biasa klo no pic itu bisa disebut hoax, so ini foto - fotonya