Skip to main content

Lipstick pelecut gairah seks pria

WANITA memakai lipstik tentu ada maksudnya. Tidak hanya untuk mendongkrak kecantikan, tetapi juga melecut gairah seks kaum pria.

Pria secara kodrati memang menyenangi apa yang dilihatnya. Selain mata, pria pun mudah terpikat dengan bagian-bagian penting dari tubuh pasangannya, seperti bibir.



Konon, melalui ciuman bibirlah pasangan pria ataupun wanita mudah terangsang dan ingin melanjutkan ke 'permainan' cinta yang lebih seru dan mendebarkan.

"Ciuman merupakan bentuk komunikasi timbal-balik yang sangat efektif. Melalui ciuman akan dapat digunakan untuk mewakili ribuan kata-kata yang sulit diungkapkan dengan lisan. Bahkan, ciuman itu kerap dilakukan untuk 'mewakili' hubungan seksual," papar penulis dan konsultan kesehatan Dr Handrawan Nadesul.

Mengetahui manfaat yang tidak sedikit dari berciuman, maka wanita pun tak membiarkan bibir yang indah tampil polos. Mereka sering kali memoles bibirnya dengan warna-warna lisptik yang menggoda.

"Pria memang menyenangi wanita berbibir indah dan terawat. Kalaupun harus diberi perona bibir pun, pria menginginkan pasangannya mengaplikasikan warna bibir yang cerah seperti merah ataupun pink. Apalagi kalau lipstik itu ada rasanya, pastilah pria suka," cerita Handrawan.

Ketika sudah memakai lipstik, tak berarti pasangan pria ataupun wanita bisa langsung mempraktikkan aktivitas berciuman itu. Untuk mendapatkan hasil ciuman yang 'melezatkan', tentu saja diperlukan persiapan-persiapan khusus.

Persiapan-persiapan yang perlu dilakukan oleh masing-masing pasangan, seperti menetralisir bau mulut, memperhatikan kebersihan dan kesehatan gigi, mulut, lidah, dan bibir.

"Mengingat bibir adalah organ utama untuk berciuman, kebersihan dan kesehatannya mutlak dijaga dan dipertahankan," pungkasnya.

Comments

Popular posts from this blog

Honda Supra X 125R VS Honda Supra X 125R Helm In

Blogger da pada tau kan, motor keluaran Honda yang sudah menjadi legenda selain Astrea Grand. Honda Supra namanya, sekarang da sampe di generasi ke - 3 dari awal kemunculannya dari 110cc sampe terakhir 125cc. Untuk masalah teknologi juga mengalami pembaruan dari mulai menggunakan karbu sampe terakhir menggunakan sistem injeksi generasi ke 4 yang diklaim lebih irit dan bertenaga. Disini bukan mo promosi - promosi produk Honda, tapi cuma mau sekedar sharing aja soal perbedaan - perbedaan antara Honda Supra X 125R dengan Honda Supra 125R Helm In. Yang dibandingin ini adalah motor pribadi ane sendiri tapi yang menggunakan sistem injeksi. Dimulai dari tampang depan, Perbedaan terletak di lampu utama yang memakai 2 bohlam seperti yang dipakai oleh New Supra X 125R. Untuk lampu sein dan lampu senja terletak di dada motor. Namun yang benar - benar baru teknologi lampunya sudah memakai AHO (Automatic Headlight On) atau bahasa inggrisnya lampu yang menyala otomatis ketika mesin hidup, sedangkan ...

Domain co.cc sudah tidak bisa diakses

Walah, setelah beberapa lama sudah tidak nge-blog lg eh ternyata domain .co.cc alias domain gratisan sudah tidak bisa lagi diakses. Selidik punya selidik, ternyata domain .co.cc sudah expired atau tidak di re-register ulang sama empunya. So daripada tidak bisa diakses lebih baik pakai domain asli lagi yang gratisan juga dari blogspot. Sayang sekali ya kenapa domain .co.cc tutup. Padahal banyak sekali blogger yang memanfaatkan domain gratisan ini saya salah satunya. Ya sudah lah, nasi sudah menjadi bubur so tidak perlu marah - marah atau comment menyalahkan .co.cc karena .co.cc itu layanan gratisan so wajar lah kalau terjadi kejadian seperti ini. Salam Blogger.

[REVIEW] FDR Genzi

Disini ane mo sharing soal pemakaian ban motor FDR Genzi ukuran 80/80 - 17 yang dipakai di ban depan motor Honda Supra X 125. Ban tersebut ane beli seharga Rp 185.000 + pasang + Nitrogen di daerah Tangerang. Sedianya ban tersebut diharuskan untuk menggunakan ban dalam, namun atas saran dari toko ban tersebut untuk dijadikan ban tubeless. Selama dijadikan ban tubeless dan beberapa perjalanan jauh tidak terjadi sesuatu dengan ban tersebut alias normal - normal saja. Singkat aja ya, setelah 2 tahun pemakaian dan setelah diperhatiin klo ban tersebut abisnya ga rata. Penyebabnya kurang tau jg ya; apakah karena dijadiin tubeless ato karena dari ban itu sendiri. Ada tanya sama tukang tambal ban langganan, dibilangnya klo itu dari bannya sendiri. So sekarang ban tersebut sudah jd normal kembali karena da ane pakein ban dalam kembali. Soalnya kemaren ada masalah ban sobek kecil. seperti biasa klo no pic itu bisa disebut hoax, so ini foto - fotonya