Skip to main content

3 Trik Pintar Memberi Warna pada "Pertempuran"

TAK selamanya sebuah "pertempuran" terasa menyenangkan. Saat merasa terlalu lelah untuk menikmati ajang bercinta karena padatnya aktivitas atau saat sepasang insan lebih mengedepankan ego masing-masing, tentu akan membuat indahnya "pertempuran" hanya sebatas angan. �

Tanpa kerjasama dan komunikasi yang baik, ajang bercinta tentu terasa tak menyenangkan dan hanya menjadi rutinitas belaka.


Namun begitu, agar ajang bercinta dapat menjadi "pertempuran" yang hebat Anda dan pasangan menyiasatinya dengan cara unik. Agar Anda dan pasangan dapat merasakan indahnya sebuah "pertempuran", Cosmopolitan membeberkan 3 trik pintar, antara lain:

Posisi duduk yang seksi


Untuk menarik perhatian kaum adam, tak hanya dengan busana mini dan transparan. Untuk membangkitkan imajinasi kaum pria, Anda dapat melakukan posisi duduk yang seksi.

Dengan posisi duduk yang menggoda, dijamin akan memacu adrenalin si dia bekerja lebih cepat dari biasanya.

Lokasi bercinta yang luar biasa

Lokasi bercinta memiliki peran yang besar untuk memberikan nuansa baru dalam sebuah "pertempuran". Merajut indahnya "pertempuran" di lokasi-lokasi yang berbeda bisa memberikan kenikmatan tersendiri.

Salah satu alternatif lokasi bercinta terkreatif dapat dilakukan di sofa atau di depan jendela kamar.

Sentuhan jemari tangan

Agar ajang bercinta semakin terasa kian bergelora, manfaatkan jemari tangan Anda untuk memberikan sensasi nakal yang tak terlupakan di area sensitif tubuh si dia. Dijamin "pertempuran" akan terasa lebih menyenangkan dan memanas.

Pijatan dan cubitan mesra pun dapat menundukkan si dia dalam waktu sekejap. Dengan melakukan aksi ini, akan membuat dia pun ingin segera "bertempur" di atas ranjang!

Comments

Popular posts from this blog

Honda Supra X 125R VS Honda Supra X 125R Helm In

Blogger da pada tau kan, motor keluaran Honda yang sudah menjadi legenda selain Astrea Grand. Honda Supra namanya, sekarang da sampe di generasi ke - 3 dari awal kemunculannya dari 110cc sampe terakhir 125cc. Untuk masalah teknologi juga mengalami pembaruan dari mulai menggunakan karbu sampe terakhir menggunakan sistem injeksi generasi ke 4 yang diklaim lebih irit dan bertenaga. Disini bukan mo promosi - promosi produk Honda, tapi cuma mau sekedar sharing aja soal perbedaan - perbedaan antara Honda Supra X 125R dengan Honda Supra 125R Helm In. Yang dibandingin ini adalah motor pribadi ane sendiri tapi yang menggunakan sistem injeksi. Dimulai dari tampang depan, Perbedaan terletak di lampu utama yang memakai 2 bohlam seperti yang dipakai oleh New Supra X 125R. Untuk lampu sein dan lampu senja terletak di dada motor. Namun yang benar - benar baru teknologi lampunya sudah memakai AHO (Automatic Headlight On) atau bahasa inggrisnya lampu yang menyala otomatis ketika mesin hidup, sedangkan ...

Menguak Cara Wanita Bermasturbasi

MASTURBASI yang dilakukan oleh pria dan wanita merupakan rangsangan disengaja yang dilakukan untuk memeroleh kenikmatan dan kepuasan seksual. Sepanjang tidak berlebihan, masturbasi sah-sah saja dilakukan. Apalagi bila dilakukan bersama pasangan. Pertanyaannya kini, bagaimana bila masturbasi itu dilakukan oleh wanita, apakah ada cara khusus? Mengenai hal itu, androlog dari Rumah Sakit Pertamina Pusat (RSPP) Dr Anita Gunawan SpAnd memaparkan cara pandangnya. "Masturbasi adalah cara untuk membuat kepuasan seksual dengan berswalayan (melakukan sendiri, orgasme sendiri, tanpa lawan). Tanpa suami, masturbasi dapat menjadi substitusi hubungan seksual bagi seorang wanita. Dengan melakukan masturbasi, seseorang dapat melepaskan ketegangan seksual. Jadi baik pria maupun wanita aman untuk melakukannya, asalkan dalam kondisi bersih," ucap Dr Anita. Kondisi bersih, lanjut Anita, menjadi syarat utama kegiatan masturbasi. Sebab kegiatan ini dilakukan langsung di area genital, karena itu ba...

[REVIEW] FDR Genzi

Disini ane mo sharing soal pemakaian ban motor FDR Genzi ukuran 80/80 - 17 yang dipakai di ban depan motor Honda Supra X 125. Ban tersebut ane beli seharga Rp 185.000 + pasang + Nitrogen di daerah Tangerang. Sedianya ban tersebut diharuskan untuk menggunakan ban dalam, namun atas saran dari toko ban tersebut untuk dijadikan ban tubeless. Selama dijadikan ban tubeless dan beberapa perjalanan jauh tidak terjadi sesuatu dengan ban tersebut alias normal - normal saja. Singkat aja ya, setelah 2 tahun pemakaian dan setelah diperhatiin klo ban tersebut abisnya ga rata. Penyebabnya kurang tau jg ya; apakah karena dijadiin tubeless ato karena dari ban itu sendiri. Ada tanya sama tukang tambal ban langganan, dibilangnya klo itu dari bannya sendiri. So sekarang ban tersebut sudah jd normal kembali karena da ane pakein ban dalam kembali. Soalnya kemaren ada masalah ban sobek kecil. seperti biasa klo no pic itu bisa disebut hoax, so ini foto - fotonya