Skip to main content

Gaya Berciuman Pria Sesuai Bintangnya

Anda mengenali cara pasangan Anda berciuman yang terkesan tidak serius, karena ia selalu berusaha membuat Anda tertawa? Percayalah, bahwa ia akan sering berciuman seperti ini. Sebab gaya pria berciuman memang sudah dari "sononya", alias sudah terbentuk sesuai bintangnya.


Perhatikan gaya berciuman pria dengan bintang di bawah ini:

Aries
Ciuman mereka yang kilat dan penuh hasrat, sesuai dengan kesenangan penuh nafsu yang cepat datang dan pergi.

Taurus
Mereka senang berciuman dengan lama, hati-hati, penuh perasaan, dan terus berlanjut.

Gemini
Anda akan dibikin gemas karena ciuman mereka kerap diselingi cekikikan, senyuman, dan hal-hal konyol lainnya.

Cancer

Ciuman mereka hangat dan lembut, membuat Anda tak ingin berhenti melakukannya.

Leo
Pria Leo adalah pencumbu yang liar, diselingi dengan gigitan dan cakaran. Dan mereka mengharapkan pujian Anda atas atraksi mereka.

Virgo
Anda terkesan dengan ciuman mereka halus dan rapi, dan baru menyadarinya ketika mereka berhenti mencium Anda.

Libra
Pria Libra kerap terlalu mengkhawatirkan nafas mereka saat berciuman. Karena itu mereka selalu mempersiapkan diri dengan cermat sebelum mulai mencumbu Anda.

Scorpio
Waspada dengan pria Scorpio, karena mereka sering melewatkan acara berciuman dan langsung melakukan hal-hal lain yang membuat mereka bergairah.

Sagitarius
Ciuman mereka bagaikan suatu kejutan karena sangat spontan dan tidak Anda harapkan sebelumnya. Akibatnya, Anda menginginkan lagi dan lagi!

Capricornus
Pria Capricornus menganggap ciuman adalah momen pelarian diri secara elegan dari stres sepanjang hari.

Aquarius
Hati-hati, ciuman mereka sangat basah dan sembarangan. Selain itu mereka senang menatap mata Anda saat berciuman.

Pisces
Mereka mencium Anda dengan mata berbinar, penuh kasih, dan tiada akhir.

Comments

Popular posts from this blog

Honda Supra X 125R VS Honda Supra X 125R Helm In

Blogger da pada tau kan, motor keluaran Honda yang sudah menjadi legenda selain Astrea Grand. Honda Supra namanya, sekarang da sampe di generasi ke - 3 dari awal kemunculannya dari 110cc sampe terakhir 125cc. Untuk masalah teknologi juga mengalami pembaruan dari mulai menggunakan karbu sampe terakhir menggunakan sistem injeksi generasi ke 4 yang diklaim lebih irit dan bertenaga. Disini bukan mo promosi - promosi produk Honda, tapi cuma mau sekedar sharing aja soal perbedaan - perbedaan antara Honda Supra X 125R dengan Honda Supra 125R Helm In. Yang dibandingin ini adalah motor pribadi ane sendiri tapi yang menggunakan sistem injeksi. Dimulai dari tampang depan, Perbedaan terletak di lampu utama yang memakai 2 bohlam seperti yang dipakai oleh New Supra X 125R. Untuk lampu sein dan lampu senja terletak di dada motor. Namun yang benar - benar baru teknologi lampunya sudah memakai AHO (Automatic Headlight On) atau bahasa inggrisnya lampu yang menyala otomatis ketika mesin hidup, sedangkan ...

Domain co.cc sudah tidak bisa diakses

Walah, setelah beberapa lama sudah tidak nge-blog lg eh ternyata domain .co.cc alias domain gratisan sudah tidak bisa lagi diakses. Selidik punya selidik, ternyata domain .co.cc sudah expired atau tidak di re-register ulang sama empunya. So daripada tidak bisa diakses lebih baik pakai domain asli lagi yang gratisan juga dari blogspot. Sayang sekali ya kenapa domain .co.cc tutup. Padahal banyak sekali blogger yang memanfaatkan domain gratisan ini saya salah satunya. Ya sudah lah, nasi sudah menjadi bubur so tidak perlu marah - marah atau comment menyalahkan .co.cc karena .co.cc itu layanan gratisan so wajar lah kalau terjadi kejadian seperti ini. Salam Blogger.

[REVIEW] FDR Genzi

Disini ane mo sharing soal pemakaian ban motor FDR Genzi ukuran 80/80 - 17 yang dipakai di ban depan motor Honda Supra X 125. Ban tersebut ane beli seharga Rp 185.000 + pasang + Nitrogen di daerah Tangerang. Sedianya ban tersebut diharuskan untuk menggunakan ban dalam, namun atas saran dari toko ban tersebut untuk dijadikan ban tubeless. Selama dijadikan ban tubeless dan beberapa perjalanan jauh tidak terjadi sesuatu dengan ban tersebut alias normal - normal saja. Singkat aja ya, setelah 2 tahun pemakaian dan setelah diperhatiin klo ban tersebut abisnya ga rata. Penyebabnya kurang tau jg ya; apakah karena dijadiin tubeless ato karena dari ban itu sendiri. Ada tanya sama tukang tambal ban langganan, dibilangnya klo itu dari bannya sendiri. So sekarang ban tersebut sudah jd normal kembali karena da ane pakein ban dalam kembali. Soalnya kemaren ada masalah ban sobek kecil. seperti biasa klo no pic itu bisa disebut hoax, so ini foto - fotonya