Skip to main content

Posisi Tangan saat Mendaratkan Ciuman

CIUMAN dalam berbagai bentuk dan tujuannya, menyimpan makna sangat besar bagi siapapun. Apalagi, ciuman dari orang terkasih.

Bagi sepasang suami-istri, ciuman menjadi bumbu inti dalam membangkitkan gairah bercinta dan pembuka aksi permainan seks.


Peran utamanya memang bibir, tapi tak terasa tangan Anda telah meremas kuat payudara, bokong, dan pinggulnya.

Suasana memanas ternyata membawa Anda ikut menjamah bagian sensitif lainnya dari tubuh pasangan. Ciuman bibir penuh gelora menuntun tangan Anda juga ikut bermain ke area tubuhnya agar birahi semakin terbakar.

Tapi, pernahkah Anda kebingungan, di mana sebaiknya memposisikan tangan agar aksi ciuman panas tidak terganggu? Berikut beberapa di antara jawabannya, seperti dikutip dari Glamour.

Rambut

Wanita tidak bisa menampik sensasi luar biasa kala Anda mendaratkan sebuah ciuman di bibir sementara kedua tangan memegang kendali dengan membelai lembut rambutnya.

Leher

Posisi tangan sambil mengaitkan kedua tangan Anda di leher pasangan, pasti akan sangat dia nikmati saat Anda melumat bibirnya. Apalagi, leher termasuk bagian tubuh yang paling sensitif terhadap sentuhan.

Pinggul

Jika Anda memiliki postur tubuh lebih tinggi dari pasangan, maka posisi paling tepat adalah mengunci tangan Anda di bagian pinggulnya. Sementara tangan kanan Anda mengunci pinggul, tangan kiri Anda bisa bermain-main di daerah bokongnya. Dia pasti akan menggeliat nikmat, merasakan aura keseksian dari dalam dirinya. Balasan ciuman darinya akan semakin menyalakan api asmara.

Pipi

Saat tangan Anda mengambil posisi memegang pipinya, dia akan tahu bahwa Anda bersiap mendaratkan ciuman di bibirnya. Basahi bibirnya dengan penuh kemesraan sementara tangan Anda membelai lembut pipinya.

Comments

Popular posts from this blog

Honda Supra X 125R VS Honda Supra X 125R Helm In

Blogger da pada tau kan, motor keluaran Honda yang sudah menjadi legenda selain Astrea Grand. Honda Supra namanya, sekarang da sampe di generasi ke - 3 dari awal kemunculannya dari 110cc sampe terakhir 125cc. Untuk masalah teknologi juga mengalami pembaruan dari mulai menggunakan karbu sampe terakhir menggunakan sistem injeksi generasi ke 4 yang diklaim lebih irit dan bertenaga. Disini bukan mo promosi - promosi produk Honda, tapi cuma mau sekedar sharing aja soal perbedaan - perbedaan antara Honda Supra X 125R dengan Honda Supra 125R Helm In. Yang dibandingin ini adalah motor pribadi ane sendiri tapi yang menggunakan sistem injeksi. Dimulai dari tampang depan, Perbedaan terletak di lampu utama yang memakai 2 bohlam seperti yang dipakai oleh New Supra X 125R. Untuk lampu sein dan lampu senja terletak di dada motor. Namun yang benar - benar baru teknologi lampunya sudah memakai AHO (Automatic Headlight On) atau bahasa inggrisnya lampu yang menyala otomatis ketika mesin hidup, sedangkan ...

Domain co.cc sudah tidak bisa diakses

Walah, setelah beberapa lama sudah tidak nge-blog lg eh ternyata domain .co.cc alias domain gratisan sudah tidak bisa lagi diakses. Selidik punya selidik, ternyata domain .co.cc sudah expired atau tidak di re-register ulang sama empunya. So daripada tidak bisa diakses lebih baik pakai domain asli lagi yang gratisan juga dari blogspot. Sayang sekali ya kenapa domain .co.cc tutup. Padahal banyak sekali blogger yang memanfaatkan domain gratisan ini saya salah satunya. Ya sudah lah, nasi sudah menjadi bubur so tidak perlu marah - marah atau comment menyalahkan .co.cc karena .co.cc itu layanan gratisan so wajar lah kalau terjadi kejadian seperti ini. Salam Blogger.

[REVIEW] FDR Genzi

Disini ane mo sharing soal pemakaian ban motor FDR Genzi ukuran 80/80 - 17 yang dipakai di ban depan motor Honda Supra X 125. Ban tersebut ane beli seharga Rp 185.000 + pasang + Nitrogen di daerah Tangerang. Sedianya ban tersebut diharuskan untuk menggunakan ban dalam, namun atas saran dari toko ban tersebut untuk dijadikan ban tubeless. Selama dijadikan ban tubeless dan beberapa perjalanan jauh tidak terjadi sesuatu dengan ban tersebut alias normal - normal saja. Singkat aja ya, setelah 2 tahun pemakaian dan setelah diperhatiin klo ban tersebut abisnya ga rata. Penyebabnya kurang tau jg ya; apakah karena dijadiin tubeless ato karena dari ban itu sendiri. Ada tanya sama tukang tambal ban langganan, dibilangnya klo itu dari bannya sendiri. So sekarang ban tersebut sudah jd normal kembali karena da ane pakein ban dalam kembali. Soalnya kemaren ada masalah ban sobek kecil. seperti biasa klo no pic itu bisa disebut hoax, so ini foto - fotonya