Skip to main content

Doggy Style, Tawarkan Sensasi Seks Luar Biasa

BOSAN dengan gaya bercinta misionaris atau woman on top? Mungkin Anda bisa mencoba gaya bercinta dengan posisi tidak saling berhadapan. Ya, doggy style bisa menjadi alternatif pilihannya.

Kenikmatan posisi bercinta sangat menentukan intensitas orgasme saat ajang pergumulan berakhir. Bercinta dengan posisi berdiri, atau berlutut sehingga posisi tubuh Anda dan pasangan membentuk huruf L, tak ada salahnya untuk dicoba.


posisi doggy style juga kini makin banyak diminati wanita. Pasalnya, posisi bercinta ini dianggap sebagian wanita bisa memberikan kenikmatan tiada tara.

Doggy style merupakan posisi senggama saat Mr P penetrasi pada Miss V dengan posisi dari belakang. Dulu, posisi ini dianggap tabu dan berkesan jorok karena diarahkan melewati anus. Hal ini membuat Mr P berpotensi mengalami lecet-lecet. Namun, sensasi yang didapat tidak menyurutkan para pasangan untuk mencoba gaya ini.

Posisi rear entry atau lebih dikenal dengan nama doggy style adalah pengganti terbaik untuk seks anal. Posisi ini merupakan posisi selayaknya hubungan intim lainnya. Hanya saja, sudut penetrasi Mr P dan posisi senggama dari arah belakang tubuh pasangan. Ketika ajang "pergumulan" berlangsung, tubuh pasangan dalam posisi merangkak bak anjing.

Anda juga bisa merasakan sensasi lain dengan memainkan payudara pasangan tanpa melihatnya langsung. Cumbuan di sekitar tengkuk leher pasangan juga bisa membuat dia mengerang hebat. Lewat posisi ini, Anda akan memberikan pengalaman seks luar biasa pada pasangan.

Tertarik melakukannya?

Comments

Popular posts from this blog

Honda Supra X 125R VS Honda Supra X 125R Helm In

Blogger da pada tau kan, motor keluaran Honda yang sudah menjadi legenda selain Astrea Grand. Honda Supra namanya, sekarang da sampe di generasi ke - 3 dari awal kemunculannya dari 110cc sampe terakhir 125cc. Untuk masalah teknologi juga mengalami pembaruan dari mulai menggunakan karbu sampe terakhir menggunakan sistem injeksi generasi ke 4 yang diklaim lebih irit dan bertenaga. Disini bukan mo promosi - promosi produk Honda, tapi cuma mau sekedar sharing aja soal perbedaan - perbedaan antara Honda Supra X 125R dengan Honda Supra 125R Helm In. Yang dibandingin ini adalah motor pribadi ane sendiri tapi yang menggunakan sistem injeksi. Dimulai dari tampang depan, Perbedaan terletak di lampu utama yang memakai 2 bohlam seperti yang dipakai oleh New Supra X 125R. Untuk lampu sein dan lampu senja terletak di dada motor. Namun yang benar - benar baru teknologi lampunya sudah memakai AHO (Automatic Headlight On) atau bahasa inggrisnya lampu yang menyala otomatis ketika mesin hidup, sedangkan ...

Menguak Cara Wanita Bermasturbasi

MASTURBASI yang dilakukan oleh pria dan wanita merupakan rangsangan disengaja yang dilakukan untuk memeroleh kenikmatan dan kepuasan seksual. Sepanjang tidak berlebihan, masturbasi sah-sah saja dilakukan. Apalagi bila dilakukan bersama pasangan. Pertanyaannya kini, bagaimana bila masturbasi itu dilakukan oleh wanita, apakah ada cara khusus? Mengenai hal itu, androlog dari Rumah Sakit Pertamina Pusat (RSPP) Dr Anita Gunawan SpAnd memaparkan cara pandangnya. "Masturbasi adalah cara untuk membuat kepuasan seksual dengan berswalayan (melakukan sendiri, orgasme sendiri, tanpa lawan). Tanpa suami, masturbasi dapat menjadi substitusi hubungan seksual bagi seorang wanita. Dengan melakukan masturbasi, seseorang dapat melepaskan ketegangan seksual. Jadi baik pria maupun wanita aman untuk melakukannya, asalkan dalam kondisi bersih," ucap Dr Anita. Kondisi bersih, lanjut Anita, menjadi syarat utama kegiatan masturbasi. Sebab kegiatan ini dilakukan langsung di area genital, karena itu ba...

[REVIEW] FDR Genzi

Disini ane mo sharing soal pemakaian ban motor FDR Genzi ukuran 80/80 - 17 yang dipakai di ban depan motor Honda Supra X 125. Ban tersebut ane beli seharga Rp 185.000 + pasang + Nitrogen di daerah Tangerang. Sedianya ban tersebut diharuskan untuk menggunakan ban dalam, namun atas saran dari toko ban tersebut untuk dijadikan ban tubeless. Selama dijadikan ban tubeless dan beberapa perjalanan jauh tidak terjadi sesuatu dengan ban tersebut alias normal - normal saja. Singkat aja ya, setelah 2 tahun pemakaian dan setelah diperhatiin klo ban tersebut abisnya ga rata. Penyebabnya kurang tau jg ya; apakah karena dijadiin tubeless ato karena dari ban itu sendiri. Ada tanya sama tukang tambal ban langganan, dibilangnya klo itu dari bannya sendiri. So sekarang ban tersebut sudah jd normal kembali karena da ane pakein ban dalam kembali. Soalnya kemaren ada masalah ban sobek kecil. seperti biasa klo no pic itu bisa disebut hoax, so ini foto - fotonya