Skip to main content

Kursi Bikin Posisi Seks Dahsyat

WOMAN ON TOP (WOT), merupakan posisi bercinta yang paling digemari kaum hawa. Meski begitu, posisi bercinta yang satu ini memiliki banyak risiko bila dilakukan di dalam mobil.

Saat bercinta dengan posisi WOT, Anda berisiko dapat terlihat orang atau mengalami kecelakaan karena mobil tengah melaju. Namun, bukan berarti Anda tak bisa bercinta dengan posisi ini. Hanya perlu menyiasatinya dengan mengubah lokasi bercinta.


Jika belum berani mengambil risiko sanggama di atas jok mobil, Anda memiliki banyak alternatif lokasi lainnya. Bisa di ruang tamu, ruang kerja, atau dapur. Syaratnya, Anda hanya membutuhkan kursi.

Duduklah seperti biasa di kursi dan minta pasangan duduk di pangkuan sambil menghadap ke tubuh Anda. Lewat posisi ini, Anda mampu merangsang klitoris dengan lebih mudah. Minta si dia menstimulasi bagian-bagian yang Anda sukai untuk dicumbu.
Sentuhan lembut saat foreplay, konon dapat menjadi media untuk memahami bagian tubuh mana saja yang bisa membuat gairah Anda dan pasangan terlecut hebat. Posisi ini juga bisa membebaskan tangan si dia untuk menjelajahi area payudara Anda.

Bila sentuhan si dia membuat Anda memanas, tahan dulu untuk memintanya melakukan penetrasi. Tetaplah saling merangsang untuk membuat si dia turut belajar mengendalikan Mr P.

Saat sudah merasa nyaman, dan terangsang hebat, barulah Anda bisa membelai Mr P si dia. Ketika pasangan sudah di ujung kenikmatan, itulah saat yang tepat bagi Anda meminta dia melakukan penetrasi.

Jangan lupa untuk melingkarkan kaki di pinggangnya saat duduk di atas pangkuan si dia. Mintalah dia untuk "memainkan" area Miss V Anda di seputar klirotis dan G-Spot. Namun, jangan lupa untuk memberikan pasangan Anda pijatan-pijatan mesra serta gigitan kecil di seputar lehernya. Cara ini bisa membuat Mr P-nya makin bergairah.

Gaya bercinta ini bisa membuat wanita mengontrol penetrasi lebih dalam. Selain itu, kontak kulit pun lebih banyak terjadi. Anda dan pasangan juga bisa "puas" mencumbu setiap jengkal kulit masing-masing.

Jadi, tunggu apalagi?

Comments

Popular posts from this blog

Honda Supra X 125R VS Honda Supra X 125R Helm In

Blogger da pada tau kan, motor keluaran Honda yang sudah menjadi legenda selain Astrea Grand. Honda Supra namanya, sekarang da sampe di generasi ke - 3 dari awal kemunculannya dari 110cc sampe terakhir 125cc. Untuk masalah teknologi juga mengalami pembaruan dari mulai menggunakan karbu sampe terakhir menggunakan sistem injeksi generasi ke 4 yang diklaim lebih irit dan bertenaga. Disini bukan mo promosi - promosi produk Honda, tapi cuma mau sekedar sharing aja soal perbedaan - perbedaan antara Honda Supra X 125R dengan Honda Supra 125R Helm In. Yang dibandingin ini adalah motor pribadi ane sendiri tapi yang menggunakan sistem injeksi. Dimulai dari tampang depan, Perbedaan terletak di lampu utama yang memakai 2 bohlam seperti yang dipakai oleh New Supra X 125R. Untuk lampu sein dan lampu senja terletak di dada motor. Namun yang benar - benar baru teknologi lampunya sudah memakai AHO (Automatic Headlight On) atau bahasa inggrisnya lampu yang menyala otomatis ketika mesin hidup, sedangkan ...

Menguak Cara Wanita Bermasturbasi

MASTURBASI yang dilakukan oleh pria dan wanita merupakan rangsangan disengaja yang dilakukan untuk memeroleh kenikmatan dan kepuasan seksual. Sepanjang tidak berlebihan, masturbasi sah-sah saja dilakukan. Apalagi bila dilakukan bersama pasangan. Pertanyaannya kini, bagaimana bila masturbasi itu dilakukan oleh wanita, apakah ada cara khusus? Mengenai hal itu, androlog dari Rumah Sakit Pertamina Pusat (RSPP) Dr Anita Gunawan SpAnd memaparkan cara pandangnya. "Masturbasi adalah cara untuk membuat kepuasan seksual dengan berswalayan (melakukan sendiri, orgasme sendiri, tanpa lawan). Tanpa suami, masturbasi dapat menjadi substitusi hubungan seksual bagi seorang wanita. Dengan melakukan masturbasi, seseorang dapat melepaskan ketegangan seksual. Jadi baik pria maupun wanita aman untuk melakukannya, asalkan dalam kondisi bersih," ucap Dr Anita. Kondisi bersih, lanjut Anita, menjadi syarat utama kegiatan masturbasi. Sebab kegiatan ini dilakukan langsung di area genital, karena itu ba...

[REVIEW] FDR Genzi

Disini ane mo sharing soal pemakaian ban motor FDR Genzi ukuran 80/80 - 17 yang dipakai di ban depan motor Honda Supra X 125. Ban tersebut ane beli seharga Rp 185.000 + pasang + Nitrogen di daerah Tangerang. Sedianya ban tersebut diharuskan untuk menggunakan ban dalam, namun atas saran dari toko ban tersebut untuk dijadikan ban tubeless. Selama dijadikan ban tubeless dan beberapa perjalanan jauh tidak terjadi sesuatu dengan ban tersebut alias normal - normal saja. Singkat aja ya, setelah 2 tahun pemakaian dan setelah diperhatiin klo ban tersebut abisnya ga rata. Penyebabnya kurang tau jg ya; apakah karena dijadiin tubeless ato karena dari ban itu sendiri. Ada tanya sama tukang tambal ban langganan, dibilangnya klo itu dari bannya sendiri. So sekarang ban tersebut sudah jd normal kembali karena da ane pakein ban dalam kembali. Soalnya kemaren ada masalah ban sobek kecil. seperti biasa klo no pic itu bisa disebut hoax, so ini foto - fotonya