Skip to main content

Ciumlah Payudaranya Raih Kepuasan Seks

SETIAP pria selalu berusaha menyenangkan sang istri untuk mencapai kepuasan seksual. Namun, tidak semua pria ternyata pintar membuat pasangannya terangsang. Mau tahu caranya?


Seorang pria bisa dengan mudah membuat pasangannya terangsang dengan cara memberikan rangsangan berulang-ulang di seputar bagian sensitif tubuh pasangannya. Titik-titik rangsangan pada tubuh wanita ada banyak, di antaranya tiga ini.

Klavikula

Sementara pakaiannya masih lengkap, Anda dapat melempar ciuman berulang kali di sepanjang tulang selangka pasangan. Dareah ini merupakan salah satu tempat paling intim yang dimiliki wanita. Mencium tulang selangka merupakan adegan seksi di matanya dan membuatnya berpikir Anda menghargai tubuhnya.

Jadi, memberikan ciuman sebelum Anda menuju “menu utama” merupakan momen yang bisa membuatnya merasa seksi. Hmm..

Pinggul

Area pinggul wanita lebih sensitif dibandingkan yang Anda tebak. Karenanya, area ini merupakan zona yang sangat penting bagi kenikmatan fisiknya. Apa pun alasannya, mencium, menjilat, dan menggigit bagian pinggul akan mengirimkan aliran kenikmatan ke jari kakinya dan ke atas kepalanya.

Jangan mengabaikan ini. Pasalnya, pasangan ingin mulut Anda bermain di atas kulitnya.

Payudara

Letakkan mulut Anda pada payudaranya merupakan hal yang sangat seksi. Tapi bagaimana Anda memperlakukan payudara bisa berakibat buruk jika tidak tepat. Mencium, menjilat, dan menghisap payudara dianjurkan, bahkan beberapa adegan “menyengat ringan” pun bisa Anda lakukan. Tapi ingat bahwa area payudara itu sensitif. Jadi, sepatutnya Anda harus memperlakukannya dengan benar.

Usai Anda mencumbunya, seharusnya kedua payudara pasangan tidak memar. Ingat bahwa putingnya tidak hanya bagian yang memerlukan perhatian. Gunakanlah mulut Anda di sekitar payudara untuk efek maksimal.

Comments

Popular posts from this blog

Honda Supra X 125R VS Honda Supra X 125R Helm In

Blogger da pada tau kan, motor keluaran Honda yang sudah menjadi legenda selain Astrea Grand. Honda Supra namanya, sekarang da sampe di generasi ke - 3 dari awal kemunculannya dari 110cc sampe terakhir 125cc. Untuk masalah teknologi juga mengalami pembaruan dari mulai menggunakan karbu sampe terakhir menggunakan sistem injeksi generasi ke 4 yang diklaim lebih irit dan bertenaga. Disini bukan mo promosi - promosi produk Honda, tapi cuma mau sekedar sharing aja soal perbedaan - perbedaan antara Honda Supra X 125R dengan Honda Supra 125R Helm In. Yang dibandingin ini adalah motor pribadi ane sendiri tapi yang menggunakan sistem injeksi. Dimulai dari tampang depan, Perbedaan terletak di lampu utama yang memakai 2 bohlam seperti yang dipakai oleh New Supra X 125R. Untuk lampu sein dan lampu senja terletak di dada motor. Namun yang benar - benar baru teknologi lampunya sudah memakai AHO (Automatic Headlight On) atau bahasa inggrisnya lampu yang menyala otomatis ketika mesin hidup, sedangkan ...

Domain co.cc sudah tidak bisa diakses

Walah, setelah beberapa lama sudah tidak nge-blog lg eh ternyata domain .co.cc alias domain gratisan sudah tidak bisa lagi diakses. Selidik punya selidik, ternyata domain .co.cc sudah expired atau tidak di re-register ulang sama empunya. So daripada tidak bisa diakses lebih baik pakai domain asli lagi yang gratisan juga dari blogspot. Sayang sekali ya kenapa domain .co.cc tutup. Padahal banyak sekali blogger yang memanfaatkan domain gratisan ini saya salah satunya. Ya sudah lah, nasi sudah menjadi bubur so tidak perlu marah - marah atau comment menyalahkan .co.cc karena .co.cc itu layanan gratisan so wajar lah kalau terjadi kejadian seperti ini. Salam Blogger.

[REVIEW] FDR Genzi

Disini ane mo sharing soal pemakaian ban motor FDR Genzi ukuran 80/80 - 17 yang dipakai di ban depan motor Honda Supra X 125. Ban tersebut ane beli seharga Rp 185.000 + pasang + Nitrogen di daerah Tangerang. Sedianya ban tersebut diharuskan untuk menggunakan ban dalam, namun atas saran dari toko ban tersebut untuk dijadikan ban tubeless. Selama dijadikan ban tubeless dan beberapa perjalanan jauh tidak terjadi sesuatu dengan ban tersebut alias normal - normal saja. Singkat aja ya, setelah 2 tahun pemakaian dan setelah diperhatiin klo ban tersebut abisnya ga rata. Penyebabnya kurang tau jg ya; apakah karena dijadiin tubeless ato karena dari ban itu sendiri. Ada tanya sama tukang tambal ban langganan, dibilangnya klo itu dari bannya sendiri. So sekarang ban tersebut sudah jd normal kembali karena da ane pakein ban dalam kembali. Soalnya kemaren ada masalah ban sobek kecil. seperti biasa klo no pic itu bisa disebut hoax, so ini foto - fotonya