Skip to main content

Inilah Pembunuh Orgasme Saat Bercinta

ORGASME menjadi tujuan akhir setiap pasangan saat berhubungan seks. Namun nyatanya, orgasme bisa gagal lantaran ada faktor tertentu. Apa itu?


Memang, tidak ada yang lebih menjengkelkan dari apapun yang dapat merusak orgasme Anda sebelum klimaks. Setelah semua rangsangan diperoleh, tidak mudah orang mencapai puncak kenikmatan seks saat bercinta. Jadi saat kita telah bekerja keras untuk menggapai The Big O, lalu tiba-tiba tersandung, Anda pasti akan mengalami frustrasi seksual yang cukup serius. Bagi kaum pria, tidak hanya mendapatkan blue balls, namun wanita juga merasakan yang namanya pink balls.

Nyatanya, frustrasi seksual tidak mudah untuk dihilangkan. Terutama ketika Anda harus berurusan dengan salah satu pembunuh orgasme. Berikut ulasan The Frisky.

Suara panggilan dari telepon

Apakah itu ibu, ayah, nenek atau mantan Anda sekalipun yang menelepon. Mendengar dering telepon saat asyik bercinta dapat dipastikan membunuh hasrat yang tengah membuncah. Ada di depan garis klimaks Anda, atau mengetahui dan menerima panggilan telepon di sela-sela aksi bercinta Anda merupakan hal yang sangat tidak seksi.

Ocehan bayi

Jika Anda dan pasangan baru saja memeroleh anak lagi, maka ocehan dari bayi Anda bisa membuang klimaks seketika. Kecuali pasangan memiliki “jimat” untuk anak-anak kecil. Dalam hal ini ketika tengah berada di tempat tidur.

Diam

Jika Anda akan mencapai titik di mana jari-jari kaki melingkar di bawah, kaki Anda gemetar, Anda sedikit banyak mengeluarkan banyak desahan. Kemudian pasangan mengatakan agar Anda diam, atapun setidaknya jangan terlalu gaduh. Maka ini bisa membuat orgasme hilang seketika.

Giliranku belum?

Bersikap egois selalu menjadi alat ampuh yang membunuh kenikmatan seksual. Biarkan pasangan menikmati orgasmenya, bukan menghancurkannya karena Anda menginginkan juga. Anda akan mendapatkan orgasme setelahnya.

Berbicara agak kotor

Kecuali Anda dan pasangan mengunakan trik berbicara kotor untuk saling merangsang satu sama lain, mendengar pasangan berkata, "Anda seperti ini s ** t, baby" atau "oh yeah, ayah" tidak dapat menjadi pembunuh orgasme jika kalian menyukainya.

Sebaliknya, jika tidak menyukai kata-kata kotor maka hasrat pun bisa mengalami penurunan.

Comments

Popular posts from this blog

Honda Supra X 125R VS Honda Supra X 125R Helm In

Blogger da pada tau kan, motor keluaran Honda yang sudah menjadi legenda selain Astrea Grand. Honda Supra namanya, sekarang da sampe di generasi ke - 3 dari awal kemunculannya dari 110cc sampe terakhir 125cc. Untuk masalah teknologi juga mengalami pembaruan dari mulai menggunakan karbu sampe terakhir menggunakan sistem injeksi generasi ke 4 yang diklaim lebih irit dan bertenaga. Disini bukan mo promosi - promosi produk Honda, tapi cuma mau sekedar sharing aja soal perbedaan - perbedaan antara Honda Supra X 125R dengan Honda Supra 125R Helm In. Yang dibandingin ini adalah motor pribadi ane sendiri tapi yang menggunakan sistem injeksi. Dimulai dari tampang depan, Perbedaan terletak di lampu utama yang memakai 2 bohlam seperti yang dipakai oleh New Supra X 125R. Untuk lampu sein dan lampu senja terletak di dada motor. Namun yang benar - benar baru teknologi lampunya sudah memakai AHO (Automatic Headlight On) atau bahasa inggrisnya lampu yang menyala otomatis ketika mesin hidup, sedangkan ...

Domain co.cc sudah tidak bisa diakses

Walah, setelah beberapa lama sudah tidak nge-blog lg eh ternyata domain .co.cc alias domain gratisan sudah tidak bisa lagi diakses. Selidik punya selidik, ternyata domain .co.cc sudah expired atau tidak di re-register ulang sama empunya. So daripada tidak bisa diakses lebih baik pakai domain asli lagi yang gratisan juga dari blogspot. Sayang sekali ya kenapa domain .co.cc tutup. Padahal banyak sekali blogger yang memanfaatkan domain gratisan ini saya salah satunya. Ya sudah lah, nasi sudah menjadi bubur so tidak perlu marah - marah atau comment menyalahkan .co.cc karena .co.cc itu layanan gratisan so wajar lah kalau terjadi kejadian seperti ini. Salam Blogger.

[REVIEW] FDR Genzi

Disini ane mo sharing soal pemakaian ban motor FDR Genzi ukuran 80/80 - 17 yang dipakai di ban depan motor Honda Supra X 125. Ban tersebut ane beli seharga Rp 185.000 + pasang + Nitrogen di daerah Tangerang. Sedianya ban tersebut diharuskan untuk menggunakan ban dalam, namun atas saran dari toko ban tersebut untuk dijadikan ban tubeless. Selama dijadikan ban tubeless dan beberapa perjalanan jauh tidak terjadi sesuatu dengan ban tersebut alias normal - normal saja. Singkat aja ya, setelah 2 tahun pemakaian dan setelah diperhatiin klo ban tersebut abisnya ga rata. Penyebabnya kurang tau jg ya; apakah karena dijadiin tubeless ato karena dari ban itu sendiri. Ada tanya sama tukang tambal ban langganan, dibilangnya klo itu dari bannya sendiri. So sekarang ban tersebut sudah jd normal kembali karena da ane pakein ban dalam kembali. Soalnya kemaren ada masalah ban sobek kecil. seperti biasa klo no pic itu bisa disebut hoax, so ini foto - fotonya