Skip to main content

Masturbasi & Onani Boleh Dilakukan, Asal...

MERAIH kenikmatan seksual bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, seperti masturbasi atau onani. Lantas, adakah efek samping melakukannya?


Menurut buku ”Kesproholic, A-Z Tanya Jawab Seputar Masalah Seksualitas” dari Tim Mitra INTI, masturbasi adalah menyentuh, menggosok, dan meraba bagian tubuh sendiri yang peka, sehingga menimbulkan rasa menyenangkan untuk mendapat kepuasan seksual (orgasme), baik tanpa menggunakan alat maupun menggunakan alat.

Biasanya, masturbasi dilakukan pada bagian tubuh yang sensitif, namun tidak sama pada masing-masing orang. Misalnya, puting payudara, paha bagian dalam, alat kelamin (bagian wanita terletak pada klitoris dan sekitar Miss V, sedangkan bagi laki-laki terletak pada sekitar kepala dan leher Mr P). Misalnya, laki-laki melakukan masturbasi dengan meraba Mr P-nya, wanita menyentuh klitorisnya hingga dapat menimbulkan perasaan yang sangat menyenangkan atau bisa timbul ejakulasi pada laki-laki.

Sementara itu, onani mempunyai pengertian sama dengan masturbasi. Namun ada yang berpendapat bahwa onani hanya diperuntukkan bagi laki-laki, sedangkan masturbasi dapat berlaku pada wanita maupun laki-laki. Istilah onani diambil dari seseorang bernama Onan yang sejak kecil sering merasa kesepian. Untuk mengatasi rasa kesepiannya, ia mencari hiburan dengan membayangkan hal-hal orotis sambil mengeksplorasi bagian-bagian tubuhnya yang sensitif, sehingga mendatangkan suatu kenikmatan. Nama onan berkembang menjadi onani. Istilah lain dari onani adalah swalayan, coli, ngocok, automanipulatif, dan sebagainya.

Adakah efek samping jika melakukan masturbasi atau onani? Secara medis, masturbasi atau onani tidak akan mengganggu kesehatan. Orang yang melakukannya tidak akan mengalami kerusakan pada otak atau bagian tubuh lainnya. Masturbasi juga tidak menimbulkan risiko fisik, seperti mandul, impotensi, dan cacat asal dilakukan secara aman, steril, tidak menimbulkan luka dan infeksi. Risiko fisik biasanya berupa kelelahan. Pengaruh masturbasi biasanya bersifat psikologis, seperti rasa bersalah, berdosa, dan rendah diri karena melakukan hal-hal yang tidak disetujui agama dan nilai-nilai budaya, sehingga jika sering dilakukan akan menyebabkan terganggunya kosentrasi pada seseorang.

Comments

Popular posts from this blog

Honda Supra X 125R VS Honda Supra X 125R Helm In

Blogger da pada tau kan, motor keluaran Honda yang sudah menjadi legenda selain Astrea Grand. Honda Supra namanya, sekarang da sampe di generasi ke - 3 dari awal kemunculannya dari 110cc sampe terakhir 125cc. Untuk masalah teknologi juga mengalami pembaruan dari mulai menggunakan karbu sampe terakhir menggunakan sistem injeksi generasi ke 4 yang diklaim lebih irit dan bertenaga. Disini bukan mo promosi - promosi produk Honda, tapi cuma mau sekedar sharing aja soal perbedaan - perbedaan antara Honda Supra X 125R dengan Honda Supra 125R Helm In. Yang dibandingin ini adalah motor pribadi ane sendiri tapi yang menggunakan sistem injeksi. Dimulai dari tampang depan, Perbedaan terletak di lampu utama yang memakai 2 bohlam seperti yang dipakai oleh New Supra X 125R. Untuk lampu sein dan lampu senja terletak di dada motor. Namun yang benar - benar baru teknologi lampunya sudah memakai AHO (Automatic Headlight On) atau bahasa inggrisnya lampu yang menyala otomatis ketika mesin hidup, sedangkan ...

Domain co.cc sudah tidak bisa diakses

Walah, setelah beberapa lama sudah tidak nge-blog lg eh ternyata domain .co.cc alias domain gratisan sudah tidak bisa lagi diakses. Selidik punya selidik, ternyata domain .co.cc sudah expired atau tidak di re-register ulang sama empunya. So daripada tidak bisa diakses lebih baik pakai domain asli lagi yang gratisan juga dari blogspot. Sayang sekali ya kenapa domain .co.cc tutup. Padahal banyak sekali blogger yang memanfaatkan domain gratisan ini saya salah satunya. Ya sudah lah, nasi sudah menjadi bubur so tidak perlu marah - marah atau comment menyalahkan .co.cc karena .co.cc itu layanan gratisan so wajar lah kalau terjadi kejadian seperti ini. Salam Blogger.

[REVIEW] FDR Genzi

Disini ane mo sharing soal pemakaian ban motor FDR Genzi ukuran 80/80 - 17 yang dipakai di ban depan motor Honda Supra X 125. Ban tersebut ane beli seharga Rp 185.000 + pasang + Nitrogen di daerah Tangerang. Sedianya ban tersebut diharuskan untuk menggunakan ban dalam, namun atas saran dari toko ban tersebut untuk dijadikan ban tubeless. Selama dijadikan ban tubeless dan beberapa perjalanan jauh tidak terjadi sesuatu dengan ban tersebut alias normal - normal saja. Singkat aja ya, setelah 2 tahun pemakaian dan setelah diperhatiin klo ban tersebut abisnya ga rata. Penyebabnya kurang tau jg ya; apakah karena dijadiin tubeless ato karena dari ban itu sendiri. Ada tanya sama tukang tambal ban langganan, dibilangnya klo itu dari bannya sendiri. So sekarang ban tersebut sudah jd normal kembali karena da ane pakein ban dalam kembali. Soalnya kemaren ada masalah ban sobek kecil. seperti biasa klo no pic itu bisa disebut hoax, so ini foto - fotonya