Skip to main content

Mitos & Fakta Seputar Sperma

TERDAPAT banyak mitos tentang sperma; ada yang memang benar, tapi banyak pula yang tidak benar. Tak sedikit wanita bertanya-tanya soal satu ini.

Kalau Anda tidak nyaman bertanya ke ginekolog, berikut beberapa mitos soal sperma, seperti dibahas Genius Beauty.

Sperma adalah zat kosmetik yang unik yang memiliki efek peremajaan pada tubuh

Memang, sperma mengandung sejumlah besar komponen bermanfaat, yang menciptakan lingkungan nyaman untuk spermatozoon. Sayangnya, beberapa reaksi alergi bisa terjadi pada sebagian wanita.

Bisa menentukan kapan terakhir kali pria berhubungan seks lewat warna spermanya

Hal tersebut berlaku pada sebagian pria. Menguji sperma lewat warnanya secara praktis menentukan jumlah dan nilai konsentrasinya. Semakin banyak dan padat menandakan jumlah sperma yang cukup berpotensi. Tapi jangan lupakan bahwa mungkin warna spermanya kurang pekat karena ia baru saja bermasturbasi.

Rasa sperma tergantung makanan yang dikonsumsi

Satu hal ini benar adanya. Memang, kita tak bisa menentukan makanan yang ia konsumsi sehari-hari. Namun setidaknya, Anda bisa menebak makanan manis atau pedas yang ia makan lewat rasa spermanya. Tapi sebenarnya, sperma memiliki cita rasa tersendiri, dan rasa ini sebagian dapat memblokir rasa lainnya.

Konsumsi alkohol memengaruhi konsistensi sperma

Tidak secara langsung. Potensi kesuburan pria akan menurun jika mengonsumsi alkohol secara teratur.

Menahan keinginan bercinta dapat meningkatkan kemampuan sperma

Ya, tapi tidak harus berlebihan. Seorang pria tidak harus "menyimpan" spermanya selama lebih dari 7-10 hari yang pada akhirnya kinerja sperma bisa menurun. Berhubungan seks dua kali seminggu (saat hari-hari menjelang ovulasi) adalah strategi yang sempurna bila pasangan ingin merencanakan punya anak.

Kualitas sperma menurun seiring bertambahnya usia

Ya, pada setiap aspek kualitas. Kemampuan untuk membuahi telur tetap, tapi probabilitasnya menurun.

Memakai pakaian ketat tidak sehat

Celana dalam ketat mengurangi aliran darah ke testis sehingga membuat Mr P panas. Akibatnya, jumlah spermatozoon yang dilepaskan selama ejakulasi jauh lebih rendah. Karena itu, pria disarankan untuk memakai celana dalam longgar.

Comments

Popular posts from this blog

Honda Supra X 125R VS Honda Supra X 125R Helm In

Blogger da pada tau kan, motor keluaran Honda yang sudah menjadi legenda selain Astrea Grand. Honda Supra namanya, sekarang da sampe di generasi ke - 3 dari awal kemunculannya dari 110cc sampe terakhir 125cc. Untuk masalah teknologi juga mengalami pembaruan dari mulai menggunakan karbu sampe terakhir menggunakan sistem injeksi generasi ke 4 yang diklaim lebih irit dan bertenaga. Disini bukan mo promosi - promosi produk Honda, tapi cuma mau sekedar sharing aja soal perbedaan - perbedaan antara Honda Supra X 125R dengan Honda Supra 125R Helm In. Yang dibandingin ini adalah motor pribadi ane sendiri tapi yang menggunakan sistem injeksi. Dimulai dari tampang depan, Perbedaan terletak di lampu utama yang memakai 2 bohlam seperti yang dipakai oleh New Supra X 125R. Untuk lampu sein dan lampu senja terletak di dada motor. Namun yang benar - benar baru teknologi lampunya sudah memakai AHO (Automatic Headlight On) atau bahasa inggrisnya lampu yang menyala otomatis ketika mesin hidup, sedangkan ...

Domain co.cc sudah tidak bisa diakses

Walah, setelah beberapa lama sudah tidak nge-blog lg eh ternyata domain .co.cc alias domain gratisan sudah tidak bisa lagi diakses. Selidik punya selidik, ternyata domain .co.cc sudah expired atau tidak di re-register ulang sama empunya. So daripada tidak bisa diakses lebih baik pakai domain asli lagi yang gratisan juga dari blogspot. Sayang sekali ya kenapa domain .co.cc tutup. Padahal banyak sekali blogger yang memanfaatkan domain gratisan ini saya salah satunya. Ya sudah lah, nasi sudah menjadi bubur so tidak perlu marah - marah atau comment menyalahkan .co.cc karena .co.cc itu layanan gratisan so wajar lah kalau terjadi kejadian seperti ini. Salam Blogger.

[REVIEW] FDR Genzi

Disini ane mo sharing soal pemakaian ban motor FDR Genzi ukuran 80/80 - 17 yang dipakai di ban depan motor Honda Supra X 125. Ban tersebut ane beli seharga Rp 185.000 + pasang + Nitrogen di daerah Tangerang. Sedianya ban tersebut diharuskan untuk menggunakan ban dalam, namun atas saran dari toko ban tersebut untuk dijadikan ban tubeless. Selama dijadikan ban tubeless dan beberapa perjalanan jauh tidak terjadi sesuatu dengan ban tersebut alias normal - normal saja. Singkat aja ya, setelah 2 tahun pemakaian dan setelah diperhatiin klo ban tersebut abisnya ga rata. Penyebabnya kurang tau jg ya; apakah karena dijadiin tubeless ato karena dari ban itu sendiri. Ada tanya sama tukang tambal ban langganan, dibilangnya klo itu dari bannya sendiri. So sekarang ban tersebut sudah jd normal kembali karena da ane pakein ban dalam kembali. Soalnya kemaren ada masalah ban sobek kecil. seperti biasa klo no pic itu bisa disebut hoax, so ini foto - fotonya