Skip to main content

Vibrator & Dildo Bikin Miss V Infeksi?

BANYAK pasangan masih takut menggunakan vibrator, tak lain bayangan akan efek samping yang mungkin terjadi. Ada satu informasi mengatakan, vibrator membuat kulit pemakainya infeksi. Benarkah?


Keputihan dan bau tidak sedap muncul dari Miss V, bahkan Anda juga merasa nyeri di sekitar alat kelamin. Anda mengira rasa ini muncul akibat benda asing yang masuk ke Miss V, atau lebih parah, vaginosis bakteri (BV). Kalau memang hanya iritasi, Anda tak merasa harus konsultasi medis, tapi kalau memang BV, Anda tahu harus mengonsumsi antibiotik.

Bagi Anda yang masih penasaran dengan vibrator dan kemungkinan efek sampingnya, Dr Vanessa Cullins, ginekolog bersertifikat dan vice president untuk urusan medis di Planned Parenthood Federation of America menjawabnya. Berikut, seperti diulas EMandLO.

Dr Vanessa menegaskan, setiap kali seorang wanita mengalami iritasi Miss V dan kasus abnormal—vaginitis atau vulvovaginitis—, ia harus mengunjungi layanan kesehatan dan melakukan diagnosa. Jika debit keputihan keluar lebih dari biasanya dan memiliki bau menyengat, kemungkinan adalah vaginitis.

Penyebab pertama vaginitis adalah seperti apa yang Anda curigai, yakni BV. BV adalah kondisi yang disebabkan oleh bakteri, termasuk gardnerella vaginalis. BV—yang dulu disebut vaginitis nonspesifik—biasanya menampakkan gejala keputihan berwarna keabu-abuan, berbusa, memiliki aroma tidak sedap bahkan sedikit amis. Kebanyakan wanita minimal satu kali mengalami BV dalam hidupnya.

BV kadang-kadang disebabkan atau diperparah oleh kontak seksual, yang dapat mengganggu keseimbangan bakteri normal yang melindungi Miss V. Cairan tubuh tertentu, terutama semen, mungkin lebih mengganggu bagi sebagian wanita. Kuman pada dildo atau vibrator juga mungkin memberikan efek yang sama.

Jika Anda mengunjungi layanan kesehatan, diagnosa nantinya dibuat lewat pemeriksaan Miss V dan gangguan yang dialami. Berbagai krim dan gel, serta pengobatan oral dapat digunakan untuk mengobati BV.

Selain vaginitis, ada kemungkinan munculnya iritasi dan keputihan Anda, yakni benda asing yang tertinggal di Miss V. Jika sex toy atau vibrator memiliki bagian yang bisa bergerak atau jatuh, mungkin saat jatuh, masih ada dalam Miss V Anda. Penyedia layanan kesehatan akan memeriksa Miss V Anda untuk memastikan hal ini tidak terjadi. Jika memang terjadi, benda tersebut akan dipindahkan, Miss V dibersihkan dengan larutan pembersih, dan Anda mungkin juga perlu antibiotik, tergantung analisa dokter.

Untuk memastikan gejala, lebih baik konsultasi ke dokter. Sebab ada kemungkinan lain, seperti trikomoniasis, gonorrhea, dan chlymdia. Nyatanya, vaginitis sering tidak menjadi masalah kesehatan utama, tapi kadang bisa serius. Vaginitis juga dapat meningkatkan risiko infeksi HIV, misalnya. Dokter dapat menemukan penyebab masalah Anda dan menawarkan pengobatan yang benar.

Comments

Popular posts from this blog

Honda Supra X 125R VS Honda Supra X 125R Helm In

Blogger da pada tau kan, motor keluaran Honda yang sudah menjadi legenda selain Astrea Grand. Honda Supra namanya, sekarang da sampe di generasi ke - 3 dari awal kemunculannya dari 110cc sampe terakhir 125cc. Untuk masalah teknologi juga mengalami pembaruan dari mulai menggunakan karbu sampe terakhir menggunakan sistem injeksi generasi ke 4 yang diklaim lebih irit dan bertenaga. Disini bukan mo promosi - promosi produk Honda, tapi cuma mau sekedar sharing aja soal perbedaan - perbedaan antara Honda Supra X 125R dengan Honda Supra 125R Helm In. Yang dibandingin ini adalah motor pribadi ane sendiri tapi yang menggunakan sistem injeksi. Dimulai dari tampang depan, Perbedaan terletak di lampu utama yang memakai 2 bohlam seperti yang dipakai oleh New Supra X 125R. Untuk lampu sein dan lampu senja terletak di dada motor. Namun yang benar - benar baru teknologi lampunya sudah memakai AHO (Automatic Headlight On) atau bahasa inggrisnya lampu yang menyala otomatis ketika mesin hidup, sedangkan ...

Domain co.cc sudah tidak bisa diakses

Walah, setelah beberapa lama sudah tidak nge-blog lg eh ternyata domain .co.cc alias domain gratisan sudah tidak bisa lagi diakses. Selidik punya selidik, ternyata domain .co.cc sudah expired atau tidak di re-register ulang sama empunya. So daripada tidak bisa diakses lebih baik pakai domain asli lagi yang gratisan juga dari blogspot. Sayang sekali ya kenapa domain .co.cc tutup. Padahal banyak sekali blogger yang memanfaatkan domain gratisan ini saya salah satunya. Ya sudah lah, nasi sudah menjadi bubur so tidak perlu marah - marah atau comment menyalahkan .co.cc karena .co.cc itu layanan gratisan so wajar lah kalau terjadi kejadian seperti ini. Salam Blogger.

[REVIEW] FDR Genzi

Disini ane mo sharing soal pemakaian ban motor FDR Genzi ukuran 80/80 - 17 yang dipakai di ban depan motor Honda Supra X 125. Ban tersebut ane beli seharga Rp 185.000 + pasang + Nitrogen di daerah Tangerang. Sedianya ban tersebut diharuskan untuk menggunakan ban dalam, namun atas saran dari toko ban tersebut untuk dijadikan ban tubeless. Selama dijadikan ban tubeless dan beberapa perjalanan jauh tidak terjadi sesuatu dengan ban tersebut alias normal - normal saja. Singkat aja ya, setelah 2 tahun pemakaian dan setelah diperhatiin klo ban tersebut abisnya ga rata. Penyebabnya kurang tau jg ya; apakah karena dijadiin tubeless ato karena dari ban itu sendiri. Ada tanya sama tukang tambal ban langganan, dibilangnya klo itu dari bannya sendiri. So sekarang ban tersebut sudah jd normal kembali karena da ane pakein ban dalam kembali. Soalnya kemaren ada masalah ban sobek kecil. seperti biasa klo no pic itu bisa disebut hoax, so ini foto - fotonya