Skip to main content

7 Kelompok Perempuan Sesuai Bentuk Miss V

KONON, terdapat banyak mitos yang berada di masyarakat mengenai bentuk Miss V kaum hawa. Namun, soal hal ini perlu dibuktikan kebenarannya.


Berdasarkan Miss V-nya, perempuan terbagi ke dalam beberapa kelompok, seperti ditulis Muhammad al-Baz lewat bukunya "Arabic Kamasutra".

1. Mutasyahhimah, yaitu perempuan yang Miss V-nya dipenuhi lemak. Perempuan semacam ini tidak mendapatkan kenikmatan, kecuali dari zakar yang panjang. Sehingga bisa mencapai jarak yang terjauh.

2. Lizqah, yaitu perempuan yang Miss V-nya termakan oleh daerah-daerah yang ada di sekitarnya. Lemak di dalamnya sedikit, daging yang tersisa menempel dan menggantung pada bagian atasnya. Perempuan semacam ini menyukai zakar yang diameternya lebar. Dia tidak memiliki hasrat kepada jenis zakar yang lain.

3. Qa’ra, yaitu perempuan yang Miss V-nya cekung karena syahwatnya yang besar dan nafsunya melampaui batas. Zakar yang paling disukainya adalah diameternya lebar dan kepalanya besar. Hal ini agar dapat memenuhi tempat-tempat yang ada di dalam dan mengalirkan kenikmatan kepadanya.

4. Jaufa, yaitu perempuan yang sisi-sisi Miss V-nya berongga dan jarak antara kedua bibir serta sudut-sudutnya jauh. Miss V semacam ini tidak dapat dipenuhi, kecuali oleh zakar yang panjang dan besar.

5. Mutkhamah, yaitu perempuan yang bagian bawah dan bagian atas Miss V-nya sama. Syahwatnya kecil dan orgasmenya cepat. Perempuan semacam ini menyukai laki-laki yang goyangannya kuat dan orgasmenya cepat.

6. Syafra, yaitu perempuan yang daging kedua sisi Miss V-nya tipis. Perempuan semacam ini menyukai zakar yang diameternya lebar, urat-uratnya keras dan kepalanya sangat besar.

7. Munhaniqah, yaitu perempuan yang dinding-dinding Miss V-nya tebal pada bagian luar dan kurang berisi pada bagian dalam, sehingga syahwat tertahan di dalamnya. Perempuan semacam ini menyukai zakar yang diameternya lebar, urat-uratnya keras, dan kepalanya sangat besar.

Comments

Popular posts from this blog

Honda Supra X 125R VS Honda Supra X 125R Helm In

Blogger da pada tau kan, motor keluaran Honda yang sudah menjadi legenda selain Astrea Grand. Honda Supra namanya, sekarang da sampe di generasi ke - 3 dari awal kemunculannya dari 110cc sampe terakhir 125cc. Untuk masalah teknologi juga mengalami pembaruan dari mulai menggunakan karbu sampe terakhir menggunakan sistem injeksi generasi ke 4 yang diklaim lebih irit dan bertenaga. Disini bukan mo promosi - promosi produk Honda, tapi cuma mau sekedar sharing aja soal perbedaan - perbedaan antara Honda Supra X 125R dengan Honda Supra 125R Helm In. Yang dibandingin ini adalah motor pribadi ane sendiri tapi yang menggunakan sistem injeksi. Dimulai dari tampang depan, Perbedaan terletak di lampu utama yang memakai 2 bohlam seperti yang dipakai oleh New Supra X 125R. Untuk lampu sein dan lampu senja terletak di dada motor. Namun yang benar - benar baru teknologi lampunya sudah memakai AHO (Automatic Headlight On) atau bahasa inggrisnya lampu yang menyala otomatis ketika mesin hidup, sedangkan ...

[REVIEW] FDR Genzi

Disini ane mo sharing soal pemakaian ban motor FDR Genzi ukuran 80/80 - 17 yang dipakai di ban depan motor Honda Supra X 125. Ban tersebut ane beli seharga Rp 185.000 + pasang + Nitrogen di daerah Tangerang. Sedianya ban tersebut diharuskan untuk menggunakan ban dalam, namun atas saran dari toko ban tersebut untuk dijadikan ban tubeless. Selama dijadikan ban tubeless dan beberapa perjalanan jauh tidak terjadi sesuatu dengan ban tersebut alias normal - normal saja. Singkat aja ya, setelah 2 tahun pemakaian dan setelah diperhatiin klo ban tersebut abisnya ga rata. Penyebabnya kurang tau jg ya; apakah karena dijadiin tubeless ato karena dari ban itu sendiri. Ada tanya sama tukang tambal ban langganan, dibilangnya klo itu dari bannya sendiri. So sekarang ban tersebut sudah jd normal kembali karena da ane pakein ban dalam kembali. Soalnya kemaren ada masalah ban sobek kecil. seperti biasa klo no pic itu bisa disebut hoax, so ini foto - fotonya

Menguak Cara Wanita Bermasturbasi

MASTURBASI yang dilakukan oleh pria dan wanita merupakan rangsangan disengaja yang dilakukan untuk memeroleh kenikmatan dan kepuasan seksual. Sepanjang tidak berlebihan, masturbasi sah-sah saja dilakukan. Apalagi bila dilakukan bersama pasangan. Pertanyaannya kini, bagaimana bila masturbasi itu dilakukan oleh wanita, apakah ada cara khusus? Mengenai hal itu, androlog dari Rumah Sakit Pertamina Pusat (RSPP) Dr Anita Gunawan SpAnd memaparkan cara pandangnya. "Masturbasi adalah cara untuk membuat kepuasan seksual dengan berswalayan (melakukan sendiri, orgasme sendiri, tanpa lawan). Tanpa suami, masturbasi dapat menjadi substitusi hubungan seksual bagi seorang wanita. Dengan melakukan masturbasi, seseorang dapat melepaskan ketegangan seksual. Jadi baik pria maupun wanita aman untuk melakukannya, asalkan dalam kondisi bersih," ucap Dr Anita. Kondisi bersih, lanjut Anita, menjadi syarat utama kegiatan masturbasi. Sebab kegiatan ini dilakukan langsung di area genital, karena itu ba...