Skip to main content

Ciuman Bikin Tubuh Prima Saat Ngeseks

JIKA dulu Anda dan suami rajin bercumbu sebelum memasuki "menu utama" bercinta, kini keinginan berciuman pun tak sekuat dulu saat di awal-awal perkawinan.


Masalahnya adalah, seperti banyak pasutri lainnya, sesi makeout mulai menurun sampai tiba-tiba mereka tidak berciuman dengan gairah atau sesering sebelumnya. Mengapa hal ini bisa terjadi?

"Ciuman berkembang sebagai cara untuk menilai kompatibilitas pasangan potensial. Karena pertukaran informasi tentang kesehatan dan status hormonal," ujar Gordon Gallup PhD, seorang profesor psikologi di University of Alban yang okezone nukil dari Womens Health, Rabu (25/8/2010).

"Tapi, begitu orang memilih pasangan, ciuman dapat ‘mati’ karena tidak ada lagi kebutuhan untuk mengukur DNA satu sama lain. Bahkan, jika Anda tahu dia adalah the one," kata antropolog biologi Helen Fisher PhD.

Ciuman merupakan menu pembuka istimewa dalam setiap sesi bercinta. Hanya saja, bila ciuman tanpa variasi, tentu akan mendatangkan kebosanan. Jika sudah begini, Anda pun wajib memberikan sedikit sentuhan-sentuhan nakal dalam ciuman yang tengah Anda rangkai bersama pasangan. Tentu saja, untuk mengangkat libido Anda berdua.

"Anda berutang pada kehidupan seks untuk terus berciuman. Air liur mengandung hormon seks testosteron, yang memicu libido," jelas Fisher yang juga seorang profesor peneliti di Rutgers University di New Jersey.

Ciuman bukan hanya bahasa tubuh untuk bertukar pesan seputar cinta, kasih, ataupun gairah. Namun, lewat ciuman, Anda akan dipermudah untuk mendapat pengalaman seksual yang menakjubkan.

"Begitu banyak waktu yang Anda habiskan untuk berciuman. Semakin banyak ciuman, maka Anda akan semakin prima untuk menghadapi seks. Dengan hasil intensitas pengalaman yang lebih banyak," tukas Fisher.

Comments

Popular posts from this blog

Honda Supra X 125R VS Honda Supra X 125R Helm In

Blogger da pada tau kan, motor keluaran Honda yang sudah menjadi legenda selain Astrea Grand. Honda Supra namanya, sekarang da sampe di generasi ke - 3 dari awal kemunculannya dari 110cc sampe terakhir 125cc. Untuk masalah teknologi juga mengalami pembaruan dari mulai menggunakan karbu sampe terakhir menggunakan sistem injeksi generasi ke 4 yang diklaim lebih irit dan bertenaga. Disini bukan mo promosi - promosi produk Honda, tapi cuma mau sekedar sharing aja soal perbedaan - perbedaan antara Honda Supra X 125R dengan Honda Supra 125R Helm In. Yang dibandingin ini adalah motor pribadi ane sendiri tapi yang menggunakan sistem injeksi. Dimulai dari tampang depan, Perbedaan terletak di lampu utama yang memakai 2 bohlam seperti yang dipakai oleh New Supra X 125R. Untuk lampu sein dan lampu senja terletak di dada motor. Namun yang benar - benar baru teknologi lampunya sudah memakai AHO (Automatic Headlight On) atau bahasa inggrisnya lampu yang menyala otomatis ketika mesin hidup, sedangkan ...

Menguak Cara Wanita Bermasturbasi

MASTURBASI yang dilakukan oleh pria dan wanita merupakan rangsangan disengaja yang dilakukan untuk memeroleh kenikmatan dan kepuasan seksual. Sepanjang tidak berlebihan, masturbasi sah-sah saja dilakukan. Apalagi bila dilakukan bersama pasangan. Pertanyaannya kini, bagaimana bila masturbasi itu dilakukan oleh wanita, apakah ada cara khusus? Mengenai hal itu, androlog dari Rumah Sakit Pertamina Pusat (RSPP) Dr Anita Gunawan SpAnd memaparkan cara pandangnya. "Masturbasi adalah cara untuk membuat kepuasan seksual dengan berswalayan (melakukan sendiri, orgasme sendiri, tanpa lawan). Tanpa suami, masturbasi dapat menjadi substitusi hubungan seksual bagi seorang wanita. Dengan melakukan masturbasi, seseorang dapat melepaskan ketegangan seksual. Jadi baik pria maupun wanita aman untuk melakukannya, asalkan dalam kondisi bersih," ucap Dr Anita. Kondisi bersih, lanjut Anita, menjadi syarat utama kegiatan masturbasi. Sebab kegiatan ini dilakukan langsung di area genital, karena itu ba...

[REVIEW] FDR Genzi

Disini ane mo sharing soal pemakaian ban motor FDR Genzi ukuran 80/80 - 17 yang dipakai di ban depan motor Honda Supra X 125. Ban tersebut ane beli seharga Rp 185.000 + pasang + Nitrogen di daerah Tangerang. Sedianya ban tersebut diharuskan untuk menggunakan ban dalam, namun atas saran dari toko ban tersebut untuk dijadikan ban tubeless. Selama dijadikan ban tubeless dan beberapa perjalanan jauh tidak terjadi sesuatu dengan ban tersebut alias normal - normal saja. Singkat aja ya, setelah 2 tahun pemakaian dan setelah diperhatiin klo ban tersebut abisnya ga rata. Penyebabnya kurang tau jg ya; apakah karena dijadiin tubeless ato karena dari ban itu sendiri. Ada tanya sama tukang tambal ban langganan, dibilangnya klo itu dari bannya sendiri. So sekarang ban tersebut sudah jd normal kembali karena da ane pakein ban dalam kembali. Soalnya kemaren ada masalah ban sobek kecil. seperti biasa klo no pic itu bisa disebut hoax, so ini foto - fotonya