Skip to main content

French Kiss, Ciuman Paling Digilai Selama Bercumbu

BERCIUMAN adalah salah satu tindakan paling universal untuk mengutarakan cinta, kasih, serta gairah seksual. Jenis ciuman apa yang Anda gilai ketika bercumbu dengan pasangan? Ciuman lembut dan basah atau ciuman bergairah dengan permainan lidah?


Untuk mencari ciuman apa yang paling digilai, kanal lifestyle okezone melakukan jajak pendapat dengan pertanyaan, “Jenis ciuman apa yang paling Anda gilai ketika bercumbu dengan pasangan?”. Jajak pendapat berhasil merangkum 1208 jawaban.

Mayoritas (367 responden/30,4 persen) memilih French kiss atau ciuman dengan permainan lidah sebagai ciuman yang paling disukai. Ciuman terbanyak kedua (333 responden/27,6 persen) yang disenangi pembaca adalah sweet tease kiss atau ciuman menjelajah hingga ke daun telinga, dan pilihan terbanyak lainnya secara berturut-turut, adalah mid-sex kiss atau ciuman sambil penetrasi (278 responden/23 persen), lip-sucking kiss atau ciuman menghisap (176 rseponden/14,6 persen), dan simple kiss atau ciuman singkat (54 responden/4,5 persen).

French kiss atau tongue kiss adalah bahasa klasik dari ciuman dengan menggunakan lidah. Mengapa banyak orang menyukainya? Jenis ciuman ini jika dilakukan dengan baik akan mendatangkan keintiman layaknya tengah berhubungan seks. Bagaimana bisa?

"Ukuran lidah menjadi besar jika seseorang melakukan ciuman dan berada dalam kondisi terangsang. Lidah tidak ubahnya seperti zakar seorang pria atau klitoris seorang wanita. Rangsangan itu timbul karena lidah dipenuhi saraf-saraf yang sangat peka," papar Muhammad al-Baz lewat bukunya Arabic Kamasutra.

Sementara mid-sex kiss merupakan ciuman yang biasanya dilakukan pasutri ketika berhubungan seks, lip-sucking kiss adalah jenis ciuman yang biasanya menggiring Anda menuju hubungan seks. Lip-sucking kiss dilakukan dengan lembut dengan cara menarik bibir bagian atas atau bawah, lalu saling menghisap bibir. Dan, simple kiss merupakan bentuk ciuman cepat di bibir, pipi, dan di mana saja. Kalau Anda sendiri, jenis ciuman apa yang paling digilai?

Comments

Popular posts from this blog

Honda Supra X 125R VS Honda Supra X 125R Helm In

Blogger da pada tau kan, motor keluaran Honda yang sudah menjadi legenda selain Astrea Grand. Honda Supra namanya, sekarang da sampe di generasi ke - 3 dari awal kemunculannya dari 110cc sampe terakhir 125cc. Untuk masalah teknologi juga mengalami pembaruan dari mulai menggunakan karbu sampe terakhir menggunakan sistem injeksi generasi ke 4 yang diklaim lebih irit dan bertenaga. Disini bukan mo promosi - promosi produk Honda, tapi cuma mau sekedar sharing aja soal perbedaan - perbedaan antara Honda Supra X 125R dengan Honda Supra 125R Helm In. Yang dibandingin ini adalah motor pribadi ane sendiri tapi yang menggunakan sistem injeksi. Dimulai dari tampang depan, Perbedaan terletak di lampu utama yang memakai 2 bohlam seperti yang dipakai oleh New Supra X 125R. Untuk lampu sein dan lampu senja terletak di dada motor. Namun yang benar - benar baru teknologi lampunya sudah memakai AHO (Automatic Headlight On) atau bahasa inggrisnya lampu yang menyala otomatis ketika mesin hidup, sedangkan ...

Domain co.cc sudah tidak bisa diakses

Walah, setelah beberapa lama sudah tidak nge-blog lg eh ternyata domain .co.cc alias domain gratisan sudah tidak bisa lagi diakses. Selidik punya selidik, ternyata domain .co.cc sudah expired atau tidak di re-register ulang sama empunya. So daripada tidak bisa diakses lebih baik pakai domain asli lagi yang gratisan juga dari blogspot. Sayang sekali ya kenapa domain .co.cc tutup. Padahal banyak sekali blogger yang memanfaatkan domain gratisan ini saya salah satunya. Ya sudah lah, nasi sudah menjadi bubur so tidak perlu marah - marah atau comment menyalahkan .co.cc karena .co.cc itu layanan gratisan so wajar lah kalau terjadi kejadian seperti ini. Salam Blogger.

[REVIEW] FDR Genzi

Disini ane mo sharing soal pemakaian ban motor FDR Genzi ukuran 80/80 - 17 yang dipakai di ban depan motor Honda Supra X 125. Ban tersebut ane beli seharga Rp 185.000 + pasang + Nitrogen di daerah Tangerang. Sedianya ban tersebut diharuskan untuk menggunakan ban dalam, namun atas saran dari toko ban tersebut untuk dijadikan ban tubeless. Selama dijadikan ban tubeless dan beberapa perjalanan jauh tidak terjadi sesuatu dengan ban tersebut alias normal - normal saja. Singkat aja ya, setelah 2 tahun pemakaian dan setelah diperhatiin klo ban tersebut abisnya ga rata. Penyebabnya kurang tau jg ya; apakah karena dijadiin tubeless ato karena dari ban itu sendiri. Ada tanya sama tukang tambal ban langganan, dibilangnya klo itu dari bannya sendiri. So sekarang ban tersebut sudah jd normal kembali karena da ane pakein ban dalam kembali. Soalnya kemaren ada masalah ban sobek kecil. seperti biasa klo no pic itu bisa disebut hoax, so ini foto - fotonya