Skip to main content

Lebih Dekat dengan Kondom

Selain untuk mencegah kehamilan, kondom juga dapat menghindarkan pemakainya dari penyakit menular seksual. Itu sebabnya, bagi banyak pasangan, bercinta dengan kondom sudah menjadi kewajiban.


Namun, masalahnya sarung karet ini terkadang dianggap penghalang. Bercinta dengan kondom sering membuat sensasi bercinta sedikit berkurang. Alhasil, tak sedikit orang menghindari menggunakannya dengan berbagai alasan.

Benarkah demikian? Mari cari tahu faktanya dengan mengenal kondom lebih jauh.

Berpelumas Air
Banyak anggapan yang mengatakan menggunakan kondom menyakitkan. Padahal, faktanya hampir semua kondom mempunyai silikon atau pelumas dari air. Hal ini untuk mengurangi rasa sakit selama digunakan. Namun jika pada saat berhubungan merasakan sakit, sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter untuk mengecek apakah Anda memiliki masalah kesehatan seksual.

Tipis dan Elastis
Kondom dibuat dengan tipis, elastis, dan tahan lama, yang pada kenyataannya tidak menghilangkan sensitivitas secara keseluruhan. Lebih dari itu, adanya kondom yang mengandung pelumas direkomendasikan bagi yang mengalami masalah untuk mencapai orgasme.

Tersedia Tiga Ukuran
Kondom dapat dibagi dalam 3 ukuran grup tergantung lebarnya, yaitu 48-50 mm dan 54-56 mm. Untuk panjang rata-rata sama, yaitu 19-20 cm. Dari survei yang dilakukan Durex, sekitar 40-70 persen pembelian kondom dilakukan oleh perempuan. Jadi, anggapan kondom harus dibeli oleh lelaki bisa dibilang mitos saja.

Tidak Menimbulkan Alergi
Kebanyakan kondom memang terbuat dari bahan lateks alias karet. Bagi sejumlah orang, bahan ini memang bisa menimbulkan alergi. Menurut US National of Allergy and Infectuous Disease, skitar 6 persen lelaki dan perempuan sensitif terhadap protein yang terkandung di dalam karet lateks. Akibatnya adalah rasa gatal dan timbul ruam merah, bahkan bisa sesak napas.

Bagi Anda yang tak bisa menggunakan bahan lateks, bisa memilih kondom yang terbuat dari bahan non lateks yaitu polyutherane yang banyak dijual di pasaran. Mana yang lebih baik? Kedua jenis kondom ini terbukti sama efektifnya, kok.

Comments

Popular posts from this blog

Honda Supra X 125R VS Honda Supra X 125R Helm In

Blogger da pada tau kan, motor keluaran Honda yang sudah menjadi legenda selain Astrea Grand. Honda Supra namanya, sekarang da sampe di generasi ke - 3 dari awal kemunculannya dari 110cc sampe terakhir 125cc. Untuk masalah teknologi juga mengalami pembaruan dari mulai menggunakan karbu sampe terakhir menggunakan sistem injeksi generasi ke 4 yang diklaim lebih irit dan bertenaga. Disini bukan mo promosi - promosi produk Honda, tapi cuma mau sekedar sharing aja soal perbedaan - perbedaan antara Honda Supra X 125R dengan Honda Supra 125R Helm In. Yang dibandingin ini adalah motor pribadi ane sendiri tapi yang menggunakan sistem injeksi. Dimulai dari tampang depan, Perbedaan terletak di lampu utama yang memakai 2 bohlam seperti yang dipakai oleh New Supra X 125R. Untuk lampu sein dan lampu senja terletak di dada motor. Namun yang benar - benar baru teknologi lampunya sudah memakai AHO (Automatic Headlight On) atau bahasa inggrisnya lampu yang menyala otomatis ketika mesin hidup, sedangkan ...

Menguak Cara Wanita Bermasturbasi

MASTURBASI yang dilakukan oleh pria dan wanita merupakan rangsangan disengaja yang dilakukan untuk memeroleh kenikmatan dan kepuasan seksual. Sepanjang tidak berlebihan, masturbasi sah-sah saja dilakukan. Apalagi bila dilakukan bersama pasangan. Pertanyaannya kini, bagaimana bila masturbasi itu dilakukan oleh wanita, apakah ada cara khusus? Mengenai hal itu, androlog dari Rumah Sakit Pertamina Pusat (RSPP) Dr Anita Gunawan SpAnd memaparkan cara pandangnya. "Masturbasi adalah cara untuk membuat kepuasan seksual dengan berswalayan (melakukan sendiri, orgasme sendiri, tanpa lawan). Tanpa suami, masturbasi dapat menjadi substitusi hubungan seksual bagi seorang wanita. Dengan melakukan masturbasi, seseorang dapat melepaskan ketegangan seksual. Jadi baik pria maupun wanita aman untuk melakukannya, asalkan dalam kondisi bersih," ucap Dr Anita. Kondisi bersih, lanjut Anita, menjadi syarat utama kegiatan masturbasi. Sebab kegiatan ini dilakukan langsung di area genital, karena itu ba...

[REVIEW] FDR Genzi

Disini ane mo sharing soal pemakaian ban motor FDR Genzi ukuran 80/80 - 17 yang dipakai di ban depan motor Honda Supra X 125. Ban tersebut ane beli seharga Rp 185.000 + pasang + Nitrogen di daerah Tangerang. Sedianya ban tersebut diharuskan untuk menggunakan ban dalam, namun atas saran dari toko ban tersebut untuk dijadikan ban tubeless. Selama dijadikan ban tubeless dan beberapa perjalanan jauh tidak terjadi sesuatu dengan ban tersebut alias normal - normal saja. Singkat aja ya, setelah 2 tahun pemakaian dan setelah diperhatiin klo ban tersebut abisnya ga rata. Penyebabnya kurang tau jg ya; apakah karena dijadiin tubeless ato karena dari ban itu sendiri. Ada tanya sama tukang tambal ban langganan, dibilangnya klo itu dari bannya sendiri. So sekarang ban tersebut sudah jd normal kembali karena da ane pakein ban dalam kembali. Soalnya kemaren ada masalah ban sobek kecil. seperti biasa klo no pic itu bisa disebut hoax, so ini foto - fotonya